RAPAT KEPANITERAAN DAN JURUSITA BULAN Mei 2019

Pada hari Selasa tanggal 14 Mei 2019 pukul 08.30 WIB, di adakan rapat berjenjang Kepaniteraan dan Jurusita,  rapat berjenjang ini merupakan bagian dalam system akreditasi penjaminan mutu yang mensyaratkan untuk setiap Satker Pada Mahkamah Agung dan peradilan di bawahnya untuk melaksanakan system tersebut, yang nantinya hasil rapat berjenjang tersebut akan di bawa kedalam rapat bulanan/rapat pleno;

Rapat kepaniteraan ini langsung di pimpin oleh Bapak. Yusrizal, S.H.,M.H. selaku Panitera Pengadilan Negeri Cianjur Kelas IB, dengan dihadiri oleh Para Panitera Muda, para Panitera Pengganti (PP),  Juru Sita dan Juru Sita Pengganti (JS/JSP) Adapun agenda rapat yang di bacakan oleh Notulen Rapat Ibu Siti Farida, S.H. adalah sebagai berikut:

  1. Evaluasi hasil rapat sebelumnya oleh bapak Panitera
  2. Laporan hasil rapat berjenjang dari Para Panitera Muda
  3. Pembinaan dari Panitera
  4. Tanya jawab
  5. Kesimpulan

EVALUASI OLEH PANITERA:

Pada rapat tersebut Bapak Panitera memberikan evaluasi sebagai berikut :

  1. Jurusita belum semuanya melapor ke Panitera Muda perdata atau setelah melaksanakan tugasnya.
  2. Kepada para Panitera Muda Perdata dan Pidana ada agar lebih mengingatkan Panitera Pengganti agar dalam penginputan dan penguploadan SIPP bisa lebih tepat waktu.
  3. Selebihnya sebagian sudah berjalan dengan baik.

  LAPORAN HASIL RAPAT BERJENJANG PARA PANITERA MUDA

  • Pada kesempatan paparan hasil rapat berjenjang, para Panitera Muda menyampaikan hasil rapat berj*enjangnya (laporan terlampir), yang pada pokoknya semua permasalahan-permasalahan dalam rapat tingkat Unit-unit sudah sebagian besar dapat di selesaikan, dan pada rapat hari ini, para Panitera Muda juga menyampaikan beberapa hal yang dibawa kepada Rapat  Panitera untuk dapat dicarikan penyelesaiannya, dan permasalahan-permasalahan tersebut akhirnya sebagaian sudah dapat diselesaikan dan disosialisasikan pada saat itu juga, namun terhadap hal yang belum dapat diselesaikan akan dibawa kedalam rapat bulanan/pleno untuk dicarikan solusinya.
  • Penutupan Register ditutup mengingat libur Ramadhan dimulai tanggal 30 Mei 2019 , maka register ditutup tanggal 29 Mei 2019.
  • Seluruh Panitera Pengganti agar selalu lapor unduran sidang atau putusan dan apabila dalam putusan itu ada subsidair denda mohon untuk dilaporkan kepada staf Kepaniteraan Pidana.
  • Masih ada minutasi yang belum lengkap misalnya CD kosong, checklist belum diisi, berkas belum ditanda tangani.
  • Mengenai arsip yang non berkas bagian hukum tidak mempunyai gudang.
  • Permintaan kawat, pengatur suhu belum terealisasikan.

 PEMBINAAN OLEH PANITERA:

Pada rapat tersebut Bapak Panitera memberikan pembinaan/arahan sebagai berikut:

  1. Untuk jurusita penginputan SIPP harus real time (sesuai dengan waktu sesungguhnya).
  2. Menjelang libur Idul Fitri para Panitera Pengganti agar memperjanjang masa penahanan.
  3. Mengingatkan kembali kepada semuanya tentang PTSP khusus kepada para Panitera Muda untuk selalu mengawasi pelaksanaan petugas/stafnya yang ada di PTSP, agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik, karena PTSP Pengadilan adalah wajah/cermin dari kantor Pengadilan Negeri Cianjur, karena semua pelayanan Peradilan pada masyarakat pencari keadilan ada pada meja PTSP tersebut, jadi petugas yang ada disana di harapkan wajib menguasai tugas pokok dan Fungsi dari bagian-bagiannya masing-masing, juga dapat memberikan pelayanan yang ramah sesuai dengan system akreditasi yaitu 3-S (senyum, salam dan sapa), sehingga outputnya dapat memberikan pelayanan maximal/memuaskan kepada masyarakat.
  4. Mengingatkan kembali kepada semuanya tentang PTSP khusus kepada para Panitera Muda untuk selalu mengawasi pelaksanaan petugas/stafnya yang ada di PTSP, agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik, karena PTSP Pengadilan adalah wajah/cermin dari kantor Pengadilan Negeri Cianjur, karena semua pelayanan Peradilan pada masyarakat pencari keadilan ada pada meja PTSP tersebut, jadi petugas yang ada disana di harapkan wajib menguasai tugas pokok dan Fungsi dari bagian-bagiannya masing-masing, juga dapat memberikan pelayanan yang ramah sesuai dengan system akreditasi yaitu 3-S (senyum, salam dan sapa), sehingga outputnya dapat memberikan pelayanan maximal/memuaskan kepada masyarakat.
  5. Pada kesempatan itu juga diingatkan kepada semua Panitera Pengganti dan Jurusita untuk selalu Disiplin dalam penginputan dan penguploadan perkaranya kedalam SIPP termasuk sekarang sudah SIPP versi terbaru yaitu 320-6 dimana Panitera Pengganti harus mengupload setiap Berita Acara persidangan dengan Real time (waktu sesungguhnya), karena SIPP adalah sumber segala informasi yang pada setiap Pengadilan.
  6. Dikatakan juga, bahwa sejak beberapa tahun yang lalu, Mahkamah Agung RI telah mencanangkan kalau Mahkamah Agung dan jajaran Peradilan dibawahnya sedang menuju Peradilan Modern berbasis TeknologiI nformasi, maka diharapkan semua aparat Peradilan harus sudah menguasai Teknologi informasi, karena apabila tidak, maka kita akan tergerus dengan teknologi itu sendiri, untuk itu sedari sekarang kita semua harus sudah memiliki semangat yang maximal untuk melaksanakan hal tersebut, karena terbukti sekarang sudah dikeluarkannya beberapa regulasi tentang penggunan system berbasis Teknologi informasi tersebut, seperti antara lain dikeluarkannya surat dari Dirjen Badilum MA RI No 1153/DJU/HM02.3/12/2018 tertanggal 14 Desember 2018 tentang Penerapan Register Elektronik pada Pengadilan yang akhirnya nanti akan menghapus Register/buku manual yang akan diganti e-Register, lalu Perma No. 3 Tahun 2008 tentang e-court yang nantinya customer/pencari keadilan akan dapat langsung kapan saja mendaftarkan perkara, membayar biaya perkara dan pemanggilan siding serta penyampaian dokumen secara elektronik atau e-court, Memorandum No 004/PAN/HK.01/1/2019 tanggal 4 Januari 2019 dimana pengiriman berkas Kasasi dan PK harus/wajib disertai dengan soft copynya, tentang penegakan Ketentuan SEMA No 1 Tahun 2014 tentang perubahan atas SEMA No. 14 Tahun 2010 tentang Dokumen Elektronik sebagai kelengkapan permohonan Kasasi dan PK dan apabila tidak maka perkara tersebut tidak akan diregisterkan/didaftarkan pada Kepaniteraan MA RI dana apabila hal tersebut tidak dipenuhi maka akan mendapatkan penilaian oleh MA RI kepada kinerja atasan di Pengadilan khusunya Panitera selaku Administrator di Pengadilan, dan yang terbaru surat Dirjen Badilum MA RI No 55/DJU/HK.00.1/1/2019 tentang Target SPPT-TI Tahun 2019-2010 kepada 5 (lima) Pengadilan Tinggi yang menjadi Pilot Project SPPT-TI dimana nantinya SPPT-TI akan berlaku secara nasional, dimana SPPT-TI adalah system atau database penanganan perkara tindak pidana secara terpadu berbasis teknologi, dimana ini merupakan bentuk pertukaran informasi pelayanan antara sesame lembaga/aparat penegak hukum dalam rangka untuk melaksanakan Perpres No 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, dan SPPT-TI ini juga merupakan unggulan MA RI tahun ini.
  7. Selanjutnya pada kesempatan itu juga panitera mengingatkan kembali tentang PERMA 8 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pembinaan atasan langsung di lingkungan MA RI dan Badan Peradilan dibawahnya, dan SK KMA No. 122/2013 tentang kode etik Pedoman dan Perilaku Panitera dan jurusita, dan  terhadap aturan tersebut panitera mengingatkan untuk selalu menghayati dan mengamalkan aturan-aturan tersebut diatas, dan menegaskan untuk jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang tercela dengan cara selalu mengingat Allah SWT, Insya Allah kita akan terhindar dari hal-hal yang melanggar, dan mengingatkan juga supaya dapat disiplin, baik jam kerja maupun jam pulang sebagaimana aturan jam kerja yang telah ditentukan.

 

 

Pada kesempatan rapat ini juga diberikan kesempatan kepada semua peserta rapat untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat atau sarannya, dan setelah tidak ada lagi yang mengajukan pertanyaan, selanjutnya dibacakan hasil kesimpulan rapat hari ini:

Kemudian untuk mengakhiri rapat pagi hari ini, Bapak Panitera mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah mengikuti rapat Bulanan Kepaniteraan ini, serta menghimbau supaya   jajaran Kepaniteraan dan Jurusita Pengadilan Negeri Cianjur bekerja dengan profesional dan ikhlas dengan tetap menjaga kekompakan dan rasa kekeluargaan;

Kemudian rapat ditutup oleh Ibu Siti Farida, S.H., selaku Notulen rapat tepat pada pukul 10.00 WIB ;

Kontak & Informasi !